Bacaan Talqin Mayit Fixed
“Udhkur mā kharajta ‘alayhi min ad-dunyā: shahādata an lā ilāha illallāh wa anna Muḥammadar rasūlullāh. Wa annaka raḍīta billāhi rabbā, wa bil-islāmi dīnā, wa bi Muḥammadin nabiyyā, wa bil-qur’āni imāmā, wa bil-ka‘bati qiblatā, wa bil-mu’minīna ikhwānā.”
Translation: “Remember what you departed the world with: the testimony that there is no god but Allah and that Muḥammad is the Messenger of Allah. And that you are pleased with Allah as your Lord, Islam as your religion, Muḥammad as your Prophet, the Qurʾān as your guide, the Ka‘bah as your direction of prayer, and the believers as your brothers.” bacaan talqin mayit
: Merupakan pendapat mayoritas ulama dari mazhab Syafi'i dan Hanbali , serta sebagian ulama Hanafi dan Maliki . Landasannya adalah hadits riwayat Abu Umamah yang menganjurkan berdiri di kepala kubur untuk menuntun mayit. wa bil-islāmi dīnā
Praktik ini bertujuan membantu jenazah agar mantap menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir serta sebagai pengingat bagi mereka yang masih hidup tentang hakikat kematian. Hukum Membaca Talqin Mayit wa bi Muḥammadin nabiyyā
